Selasa, 27 Maret 2012

Perjalan untuk bertemu dengan Tuhan memang tidak sebentar, hehe tapi aku yakin suatu saat ak akan menemukanNya dengan keyakinan dan kesungguhan pastinya.
Rizqi memang sudah diatur olehNya, entah rasa kurang bersyukur atau belum menemukan sesuatu yang pas saja, sehingga ak selalu bingung dalam mencari sumber rizqi yang tidak hanya menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan tapi juga kepuasan batin yang mampu memberikan ketenangan.

Ibuku bilang ak memang harus bersyukur dengan apa yang aku dapatkan saat ini, secara materi memang, ak sangat bersyukur kepada Tuhan karena ak tidak pernah dalam kondisi kurang, Alhamdulillah. Tapi entah kenapa begitu banyak yang membuat hati ini merasa tidak nyaman. Bekerja dengan saudara memang sepertinya lebih banyak susahnya daripada tidak, karena di sini lebih mudah untuk timbul konflik, terutama yang berhubungan dengan perasaan.

Mungkin ibuku dan saudaraku hanya melihat dari satu sisi yaitu materi, tapi ada ga yah terfikir oleh ibu dan saudaraku, kalau dengan pekerjaanku saat ini tidak memberikan kebahagiaan secara batin?(hehe ke org da married aja ngomong kebutuhan batin), banyak hal yang membat au tidak nyama di sini. Aku merasa terpaksa dengan pekerjaan yang aku pikir beresiko besar karena bberhubungan dengan kejujuran atas informasi yang diberkan kepada masyarakat, tapi yang terjadi, banyak hal yang harus aku jalani dengan tidak jujur karena tidak sesuai dengan prosedur.

Saya merasa tertekan dengan kondisi di mana saya dihadapkan pada orang-orag yang selalu menilai segala sesuatu dengan uang, saya jenuh,saya sangat ingin menemukan kondisi di mana saya bisa lebih banyak bermanfaat untuk orang lain, saya tau uang memang segalanya, karena tidak ada sesuatu yang bisa didapat tanpa uang, tapi uang bukan tujuan hidup saya.

Saya rindu suasana di mana saya isa punya banyak saudara dari arti sebuah persahabatan, saya ingin di mana saya melihat dan dilihat bukan dari pekerjaan dan uang yang dihasilkan
.